2. Mengontrol Asupan Karbohidrat
Selama masih dalam waktu makan, sebenarnya boleh saja konsumsi apa pun dan berapa kali makan. Tetapi, Ade Rai menyarankan untuk mengontrol jumlah dan sumber karbohidrat.
"Pilihlah sumber karbohidrat kalau bisa yang alami. Itu biasanya mengandung karbohidrat tapi di saat yang sama juga mengandung serat."
"Maka tentunya sayuran atau kentang kadang-kadang kita makan juga bersama kulitnya jadi menambah serat lebih tinggi, otomatis potensi untuk disimpan di dalam lemak jadi lebih kecil," jelasnya.
Kalau pun jumlah makanan yang dikonsumsi sedikit tetapi dari sumber karbohidrat yang buruk, roti, kue, mi, keripik, kerupuk, dan lainnya, atau juga mendapat asupan gula dari minuman manis, semua itu lebih berpotensi besar disimpan dalam sel lemak.
