Hal itu seperti hasil survei yang dilakukan sejumlah LSM pada akhir tahun 2018. Survei itu dilakukan kepada 62.000 warga Indonesia. Walau survei ini telah tiga tahun lalu, tetapi penting untuk menjadi catatan.

Hasil survei, seperti dilansir dari Bbc.com,  menunjukkan bahwa mayoritas korban pelecehan seksual di ruang publik memakai celana atau rok panjang (18%), hijab (17%) dan baju lengan panjang (16%). Adapaun waktu pelecehan lebih banyak terjadi pada siang hari (35%) dan sore hari (25%).

Hal yang riskan dari data-data itu adalah tips yang bisa dilakukan untuk membantu korban. Masih dari hasil survei IPSOS Indonesia menunjukkan 91% responden tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu korban.

Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Kendari, Riska, menuturkan bahwa tak bisa banyak berbuat.

Baca Juga: 5 Tips Agar Terhindar dari Masalah Pencernaan Selama Puasa