Upacara Mekare-kare biasanya dilakukan setiap tahun pada sasih kalima atau setiap sekitar bulan Juni dalam kalender Masehi. Umumnya, upacara akan diawali dengan memohon keselamatan dan kemudian dilanjutkan dengan pertarungan menggunakan daun pandan.
2. Tradisi Tabuik, Sumatera Barat
Tradisi ini berasal dari Kota Pariaman, Sumatera Barat. Tabuik diambil dari bahasa Arab yang artinya peti kayu. Secara simbolik, tradisi ini menggambarkan kebesaran Allah SWT yang membawa terbang jenazah Husein ke langit dengan buraq karena meninggal mengenaskan dalam Perang Karbala.
Baca Juga: Kebiasaan Suku Wanita Ini Suka Potong Payudara Sendiri, Alasan Tak Masuk Akal
Tradisi ini dilaksanakan secara besar-besaran, dimulai dari tanggal 1 Muharram hingga 15 Muharram. Dimulai dengan mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hingga hoyak tabuik.
