Dirinya menyebut, dari 52 calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya akan diprioritaskan untuk diberangkatkan pada tahun 2023.

"Alhamdulliah, para jamaah yang belum berangkat menerima dengan ikhlas. Sewaktu pembatalan berangkat pun tidak ada yang menarik uangnya,” jelasnya.

Baca Juga: Buya Syafii Maarif Wafat, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jawa Timur Salat Ghaib

Katanya, di tengah-tengah persiapan keberangkatan di tahun 2020-2021 jika ada yang meninggal dunia, maka ahli waris menggantikan.

Dijelaskannya, sebanyak 33 CJH Wakatobi  ini yang siap diberangkatkan pada 22 atau 23 Juli 2022. Terdiri dari masing-masing kecamatan di Wakatobi, di antaranya Kecamatan Tomia Timur 11 orang, dan Kecamatan Binongko 2 orang. Kecamatan Wangiwangi 10 orang, Kecamatan Wangiwangi Selatan 7 orang, Kecamatan Kaledupa 3 orang, Sementar untuk kecamatan yan tidak memiliki jemaaah yaitu kecamatan Tomia Induk, Togo Binongko serta Kaledupa Selatan. (C)