Hal tersebut, karena Fisip memiliki program studi yang cukup banyak serta ada yang baru, sehingga memang masih sangat butuh dosen.

"Misalnya Prodi Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Perpustakaan, yang masih membutuhkan tambahan tenaga dosen, karena masih terbatas jumlah dosennya," ungkapnya.

Penerimaan tersebut juga, karena ada beberapa prodi yang dosennya akan memasuki masa purnabakti, sehingga itu harus ada regenerasi agar ada kesinambungan.

"Jadi kalau sudah ada dosen yang masuk masa pensiun, kita harus segera rekrut dosen yang baru," ucapnya.

Sehingga ia berharap, dengan tambahan 8 dosen baru bisa semakin memperkuat posisi Fisip UHO dalam mengawal MBKM, karena seluruh civitas akademika khususnya harus selalu siap dengan segala perubahan, sehingga disiapkan SDM yang memadai.