Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ikan tuna balado, tumis kol wortel, oseng tahu, dan buah kelengkeng.

Pada kemasan makanan tercantum batas maksimal konsumsi hingga pukul 13.30 Wita. Para santri kemudian menyantap makanan tersebut dalam rentang waktu yang telah ditentukan.

Namun, tidak lama setelah santri putri kembali ke asrama di Jalan Sultan Qaemuddin, sejumlah santri mulai mengeluhkan sakit kepala hingga mual.

Para santri selanjutnya dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Data kepolisian mencatat, sebanyak 20 santri perempuan mendapatkan perawatan di RS Dewi Sartika, 27 orang di Puskesmas Lepo-Lepo, 7 santri perempuan di Puskesmas Ranomeeto, serta 3 santri di RS Bahteramas.