Menurut studi dalam jurnal Frontiers in Physiology tahun 2014, olahraga dapat mengurangi hormon stres seperti kortisol. Dengan begitu, rutin olahraga bisa membantu kita mengelola stres mental dan emosional sehari-hari, dan ini mungkin akan membuat lebih mudah untuk mengatasi beberapa gejala depresi.

2. Meningkatkan hormon penambah suasana hati

Seperti dijelaskan dalam laman Frontiers in Physiology tahun 2016, saat berolahraga, otak kita melepaskan neurotransmiter. Penguat suasana hati kimiawi ini—seperti endorfin, serotonin, dan endocannabinoids—dapat membantu mendongkrak semangat.

3. Merangsang pertumbuhan sel saraf yang dapat meredakan depresi

Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung neuroplastisitas. Neuroplastisitas memungkinkan sel-sel otak Anda tumbuh dan membuat koneksi baru. Berdasarkan laporan dalam jurnal PNAS tahun 2011, ini menjelaskan kenapa olahraga dapat membantu pertumbuhan sel-sel saraf di hipokampus.