Artinya: Bahwa Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhan (ibadahnya) di sepuluh terakhir (bulan Ramadhan) yang tidak dilakukan pada hari-hari sebelumnya.

Baca Juga: Tiga Amalan Dianjurkan Malam Nuzulul Qur'an, Ini Bedanya dengan Malam Lailatul Qadar

Di antara ibadah yang dilakukan beliau adalah:

1. Menghidupkan malam-malam ramadan

Dalam Shahih Muslim, Aisyah meriwayatkan Rasulullah SAW menghidupkan malam di hari-hari terakhir bulan Ramadhan.