Artinya: Aku selalu menyaksikan beliau beribadah selama Ramadhan hingga menjelang subuh.

Hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Ja’far Muhammad bin Ali menerangkan: Barangsiapa menjumpai bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan berislam, kemudian berpuasa di siang harinya dan shalat di malam harinya secara runut, mengendalikan matanya, menjaga kemaluannya, mulutnya, tangannya dan selalu hadir dalam shalat berjamaah.

2. Membangunkan Keluarganya untuk Sholat Malam

Rasulullah SAW selalu membangunkan keluarganya untuk sholat malam di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Hal itu digambarkan dalam hadits Abi Dzar:

Artinya: Bahwasanya Rasulullah SAW beserta keluarganya bangun (untuk beribadah) pada malam 23, 25, 27. Khususnya pada malam 29.