Bila tidak dilakukan pembatasan yang ketat, anak bisa jadi terbiasa menggunakan gadget, bahkan di sela-sela waktu belajarnya. Hal ini bisa menimbulkan dampak negatif pada kesehatan mata anak dan menyebabkan anak kecanduan gadget.

4. Rasa cemas dan stres meningkat

Anak bisa lebih rentan merasa cemas dan stres selama sekolah online. Hal ini karena sebagian guru mungkin akan merasa bahwa yang disampaikan lewat kelas online masih tidak cukup, sehingga mereka cenderung memberikan lebih banyak tugas yang bisa membebani anak.

Berada di rumah lebih sering juga bisa membuat anak bosan dan merasa bertanggung jawab akan tugas-tugas rumah. Belum lagi jika orang tua meminta tolong kepada anak di sela-sela waktu istirahat yang sebenarnya anak butuhkan. Ini bisa membuat anak merasa kebebasannya terenggut dan akhirnya stres.

Baca juga: 9 Bahasa Daerah di Sultra dan Pemetaan Bedasarkan Letak Geografis