Proses memasang piringan bibir dimulai sejak remaja. Perempuan Surma akan melalui ritual pencabutan gigi sebelum akhirnya memasang piringan tersebut.

Baca Juga: Tradisi Unik Suku Wodaabe: Adu Gigi Putih hingga Culik Istri Orang

Setelah itu, bibir bawah mereka kemudian dipotong untuk menyesuaikan dengan ukuran piringan yang bervariasi, mulai dari 4 hingga 25 cm. Piringan ini biasanya terbuat dari tanah liat atau kayu.

2. Telinga Panjang - Kenya

Wanita Suku Maasai di Kenya menganggap telinga panjang sebagai standar kecantikan. Mereka mencapai tampilan ini dengan menggunakan anting-anting berat dari berbagai bahan seperti kayu, batu, dan gading untuk meregangkan lobus telinga mereka.