"Yang kita panen saat ini untuk musim tanam Januari-Agustus dengan total 60 ton pada lahan seluas 10 hektar," kata Bachrun Labuta.

Menurut Bachrun, Pemkab sangat mendukung pengembangan tanaman jagung. Sebagai buktinya, tahun ini melalui dana pinjaman sebesar Rp 14,1 miliar, Pemkab akan membangun sarana prasarana pasca panen dan pengolahan hasil panen jagung secara terintegrasi dengan fokus produk jagung rendah alfatoksin dan pengolah limbah jagung.

"Dengan adanya pabrik nantinya, kami harap Muna akan menjadi pusat perdagangan jagung kualitas ekspor dan subtitusi impor yang dapat meningkatkan perekonomian petani," ujarnya.

Baca Juga: Kajian Antar Daerah, Pemkab Butur Kunker ke Buteng

Baca Juga: Soal Polemik Perombakan Pejabat, Ini Komentar Bupati Buton Utara