"Kita kerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)," ungkap Rahminingrum.
Rencananya, skrining massal akan dilakukan selama 35 hari.
Menurut Rahminingrum, skrining massal yang sudah dilakukan cukup efektif menekan penyebaran COVID-19. Misalnya saja, dengan skrining massal ASN yang berakhir 4 November 2020 lalu, dapat dideteksi ASN mana yang terpapar dan mana yang negatif.
"Selama inikan kita di masing-masing kantor, kita tidak tau bagaiman status kesehatan. Dengan adanya pemeriksaan (skrining massal) yang kedapatan positif maka langsung dirumahkan," jelasnya. (B)
Reporter: Musdar
