Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kendari, Ruslan menyampaikan bahwa hari ini pihaknya menggerakkan sebanyak 956 siswa dan 95 guru mengikuti gerakan peduli lingkungan.

"Dikbud hari ini bertepatan dengan hari gerakan peduli lingkungan dalam rangka mengantisipasi bencana yang terjadi di daerah Kota Kendari, di mana kita tahu bersama bahwa  bencana banjir selalu hadir di Kota Kendari," ujarnya.

"Kita tidak bisa pungkiri bahwa banjir itu akibat dari adanya sampah yang bertebaran di mana-mana sehingga pada hari ini kami melakukan gerakan peduli lingkungan yang secara serentak," tambahnya.

Aksi peduli lingkungan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Ist.

 

Ruslan mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan di beberapa titik di seluruh sisi bagian sekolah termasuk kawasan pemukiman warga, perkantoran, dan kali di sekitar sekolah yang tentunya berkoordinasi dengan pengurus RT sekitar.