JAKARTA, TELISIK.ID - Sejak awal kemunculannya, rokok elektrik (vape) digadang-gadang sebagai alternatif yang lebih sehat dibandingkan rokok konvensional.

Meski disebut sebagai alternatif rokok, amun sejumlah bahaya mengancam para penggunanya. Vape mulai dikenal luas sebagai metode untuk berhenti merokok.

Sebagian orang menggunakan vape karena alasan kesehatan, sementara sebagian lainnya menganggap vape sebagai bagian dari gaya hidup modern.

Penggunaan vape yang dianggap lebih praktis dibandingkan rokok konvensional, menjadi bagian dari tren masa kini.

Vape sering digunakan sebagai sarana sosialisasi dengan komunitas atau teman. Alasan lainnya adalah untuk menunjukkan status sosial, yang menjadikan vape populer terutama di kalangan anak muda. Tren ini terlihat jelas di banyak negara, termasuk Indonesia, seperti dilansir dari kemenkes.go.id, Rabu (31/7/2024).