Diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, obesitas, dan penyakit saraf termasuk kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko gangguan ereksi. Masalah kesehatan mental, seperti depresi, juga dapat memengaruhi kemampuan pria mempertahankan ereksi.
Riwayat operasi pada prostat atau penis juga dapat menjadi salah satu faktor. Begitu pula dengan efek samping obat tertentu, termasuk antidepresan, antihistamin, obat penurun tekanan darah, kemoterapi, terapi hormon, serta obat untuk mengatasi gangguan prostat.
Gaya hidup juga memiliki kaitan dengan fungsi ereksi. Kebiasaan jarang berolahraga, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan menggunakan narkoba dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ereksi.
7 Cara Mempertahankan Ereksi Pria
Mengetahui penyebab gangguan ereksi merupakan langkah penting agar kondisi tersebut dapat ditangani secara tepat. Selain mendapatkan penanganan sesuai penyebabnya, perubahan pola hidup dapat membantu menjaga kualitas ereksi.
