Setan membisikkan kepada seorang hamba untuk menunda-nunda mengerjakan amal ibadahnya. Jika seorang hamba dilindungi oleh Allah dan menolak bisikan itu dengan mengatakan, "Ajalku tidak berada di tanganmu, maka aku tidak akan menunda-nunda amal ibadahku hari ini untuk esok hari. Jika aku menunda amal hari ini untuk esok, maka kapan aku akan mengerjakan amal esok harinya? Sebab, setiap hari itu ada amalannya." Maka setan akan melanjutkan dengan menggunakan cara yang ketiga.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Allah SWT Memilih Nabi Isa Bunuh Dajjal dalam Alquran

3. Tegesa-gesa

Setan menganjurkan kepada seorang hamba untuk tergesa-gesa dalam mengerjakan amal ibadah. Setan membisikkan, “Tergesa-gesalah, agar kamu cepat-cepat terbebas dari ini dan itu.”  

Apabila Allah melindungi seorang hamba dan hamba tersebut menolaknya dengan mengatakan, “Amal yang sedikit tetapi sempurna adalah lebih baik daripada amal yang banyak tapi kurang sempurna.” Maka setan akan melanjutkan dengan menggunakan cara yang keempat.