"Andaikan itu (dana) dikembalikan yang secara kebetulan ini masih ada lahan kosong agribisnis, saya kira kan masih bisa dipakai demi keamanan barang-barang yang ada hari ini," ungkapnya sembari menunjuk lahan kosong di area depan gudang.
Kerusakan gudang agribisnis akibat angin puting beliung, sebanyak 7 dari 11 gudang mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga membuat produksi hasil bumi mengalami hambatan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti permintaan warga dan DPRD Kota Kendari.
Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat Tegaskan Belum Setujui Pembangunan Indomaret
Proses itu dimulai dengan penyusunan administrasi, rencana anggaran biaya (RAB), ongkos tunjangan dan sebagainya. Terkait dana perbaikan tersebut akan dialokasikan dari dana tak terduga (DTT) yang akan dimulai pada Senin (9/1/2023) mendatang.
