Lebih lanjut, Wahyudi juga menyampaikan, untuk alat yang dimiliki oleh Basarnas selalu dilakukan pengecekan dan perawatan. Masing-masing alat tersebut di tempatkan di unit SAR yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Kita memiliki 3 kapal. Satu ditempatkan di dermaga Basarnas, Baubau, dan Kolaka. Kita juga memiliki perahu karet dengan bahan fiber dan di samping itu karet (Rib) dengan jumlah 5 buah dan alat-alat penyelamatan lainnya," ungkapnya.

Olehnya itu, Wahyudi menghimbau agar masyarakat meningkatkan kesadaran pada hal-hal kecil seperti, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran air di sekitaran rumah, memotong pohon-pohon yang sudah rimbun atau sudah tua.

Sementara untuk yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan kondisi kapalnya layak jalan, serta mengecek alat komunikasi pada kapal.

"Sampah itu penting untuk diperhatikan, begitupula radio kapal, GPS, dan alat apung. Minimal jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bisa dihubungi," pungkasnya. (B)