KENDARI, TELISIK.ID - Orang Indonesia tidak asing lagi dengan pengobatan tradisional. Bukan hanya tekniknya, tapi lebih pada bahan yang digunakan dalam pembuatan ramuan obat bagi kesehatan tubuh.

Salah satu yang banyak dijadikan sebagai bahan obat tradisional adalah temulawak. Temulawak berbeda dengan jahe, meski memiliki bentuk yang mirip.

Dilansir dari sehatq.com, temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) memang merupakan tanaman dari suku temu-temuan (Zingiberaceae) yang sudah banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia dan rimpangnya dapat membesar alias gemuk saat ditanam di tanah yang gembur.

Membuat jamu temulawak sendiri juga sangat mudah, namun Anda terlebih dahulu harus membedakannya dengan kunyit (Curcuma Domestica). Keduanya sama-sama berbentuk rimpang, hanya saja bentuk temulawak lebih gempal serta warna dagingnya lebih cerah dari kunyit yang bentuknya panjang dengan warna daging oranye pekat.