KENDARI, TELISIK.ID — Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, mencatat terjadi peningkatan jumlah kecelakaan di wilayah kerjanya sepanjang tahun 2024.

Berdasarkan data resmi, Basarnas Kendari menangani total 74 kasus kecelakaan, yang terdiri dari kecelakaan kapal sebanyak 31 kasus, kondisi membahayakan manusia 40 kasus, dan bencana 3 kasus, dengan total korban sebanyak 546 orang.

Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin AS, menjelaskan bahwa dari 546 korban, 77 orang berhasil diselamatkan, 7 orang meninggal dunia, dan 26 orang dinyatakan hilang.

Baca Juga: Nenek di Sulawesi Tenggara Mimpi Diberi Pesan Misterius Ancaman Gempa Lebih Parah

Pada 2023, Basarnas Kendari menangani 67 kasus, sedangkan pada 2024 melonjak menjadi 74 kasus. Meski terjadi peningkatan kasus, jumlah total korban mengalami penurunan yang signifikan, dari 1.150 orang pada 2023 menjadi 546 orang pada 2024.