“Jumlah keseluruhan kecelakaan yang terjadi pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 9,46 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023,” ujar Amiruddin dalam keterangan yang disampaikan kepada telisik.id, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga: BMKG Catat 146 Gempa Susulan di Kolaka Timur, Dirasakan Sejumlah Wilayah Sultra

Basarnas Kendari juga mencatat bahwa pada 2024 kondisi membahayakan manusia mendominasi jumlah kasus yang terjadi. Pada tahun 2023, terdapat 24 kasus dalam kategori ini, sementara pada 2024 jumlahnya meningkat menjadi 40 kasus.

Sementara itu, untuk kecelakaan kapal, meskipun masih mendominasi data kecelakaan, terjadi penurunan signifikan sebesar 38,71 persen. Pada tahun 2023, Basarnas Kendari menangani 43 kasus kecelakaan kapal, sementara pada 2024 turun menjadi 31 kasus.

Basarnas Kendari terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana dan kecelakaan di wilayah kerjanya. (C)