“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang saya baca pada saat qunut witir: “Ya Allah beri aku hidayah sehingga aku termasuk orang yang mendapat hidayah, beri aku keselamatan sehingga aku termasuk orang yang selamat, jadikanlah aku mencintai-Mu sehingga aku termasuk diantara orang-orang yang mencintai-Mu, berkahilah apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari takdir yang buruk, sungguh engkau lah yang menetapkan takdir dan tidak ada selain-Mu yang menetapkan takdir, karena orang yang Engkau cintai tak akan terhinakan, dan orang yang Engkau musuhi tidak akan mulia. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau Rabb kami” (HR. Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Abu Daud, nomor: 1281).
3. Di waktu itidal setelah bangkit dari ruku. Dalilnya adalah hadis Abdullah bin Ubay telah menepati janji kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
“Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu seluas langit dan seluas bumi dan seluas apa saja yang sesuai dengan kehendak-Mu setelahnya, Ya Allah sucikan diriku dengan es, embun dan air yang dingin, Ya Allah sucikan diriku dari dosa-dosa dan kesalahan sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran”. (HR. Muslim: 476).
4. Di waktu ruku sebagaimana yang disebutkan dalam hadis shahih riwayat Imam al-Bukhari dan Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
