Baca Juga: ASN Kena Razia Judi Sabung Ayam
"Saya tidak tau pak, karena sudah tiga malam kami lima belas orang datang untuk mengaji di rumah duka. Setiap orang membaca Al-Qur’an dua juz sampai malam ketujuh. Tapi ini malam kami mau pulang tiba-tiba kami dihadang dan langsung dipukul dan saya tidak sempat lari karena kaget, sampai hanya saya yang dikeroyok," ujar Taufik.
Salah seorang ustaz Pondok Pesantren Sohibul Qur'an, Ustaz Rangga mengatakan, selain dipukul, para santri juga mengaku bahwa pondok mereka sering dilempari batu pada malam hari.
Baca Juga: Aksi Koboi Polisi di Makassar Ancam Santri Pakai Pistol Viral
"Kami juga tidak tau apa masalahnya dengan anak pondok. Karena anak pondok tidak ada yang pernah buat masaalah. Mereka kerjanya hanya belajar dan hafal Qur'an, dan tidak ada yang boleh keluar pondok, tapi kok selalu pondok kami dilempari batu kalau sudah malam," ujar Ustaz Rangga heran.
