KENDARI, TELISIK.ID - Sebagai bukti kesempurnaan ajaran Islam adalah diaturnya berbagai aktivitas manusia, termasuk tata cara sebelum berhubungan badan (jimak).
Berjimak dalam Islam tidak hanya pelampiasan hasrat seksual. Mengikuti sunah dalam jimak bisa memberikan keberkahan dalam rumah tangga.
Berkah dalam hal ini bukan hanya memperoleh keturunan, tetapi keturunan yang saleh-salehah. Termasuk juga membangun rumah tangga sebagai replika surga, harmonis, dan saling membahagiakan.
Bercinta antara pasangan suami istri dalam Islam dinilai sebagai ibadah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
“Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Ia berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada yang meletakkan syahwat tersebut pada yang haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yang halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim).
