"Sasaran pelaksanaan pengamanan ini juga menyasar tempat-tempat peribadatan umat muslim, lokasi Salat Id," ungkap Bahri saat ditemui di posko pengamanan, Kamis (20/4/2023).

Tak hanya itu, pelaksanaan pengamanan juga menyasar objek wisata, jalur pergerakan orang dan barang, serta kegiatan masyarakat yang perlu diamankan, sehingga saat perayaan Idul Fitri 1444 H berjalan dengan tertib dalam situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Bahri katakan, Pemerintah Daerah Muna Barat memiliki target dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, yakni terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri.

Selanjutnya demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang berpergian, terdatanya semua gangguan kamtibmas dengan akurat dan cermat dapat menjadikan bahan evaluasi.

Sesuai dengan kebijakan Kemendagri dalam penyelenggaraan Idul Fitri, pemerintah daerah memberi dukungan arus mudik dan arus balik lebaran dengan menggabungkan posko pengamanan pemda dan posko forkopimda.