"Kasus bertambah terus karena kita mencari, men-tracing. Sebetulnya kalau kita mau supaya seolah-olah tidak ada penambahan kasus, ya sudah tidak usah di-tracing, tidak usah dicari, kasus pasti menurun," kata drg Rahminingrum.

"Cuman kan kasihan masyarakat kalau begitu. Kalau kita tracing terus kedapatan kasus naik, kita tau langkah-langkah selanjutnya kalau yang sakit ya masuk rumah sakit, kalau OTG isolasi di rumah. Artinya ada perlindungan untuk masyarakat umum lainnya," jelasnya.

Sementara itu anggota DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik mengungkapkan, meningkatnya kasus positif disebabkan kelonggaran PPKM sehingga mobilitas masyarakat masih meningkat.

"Kita belum benar-benar menjalankan PPKM karena mobilitas masyarakat masih sama. Ada kelonggaran PPKM di Kota Kendari," katanya.

Menurutnya, meningkatnya tren kasus positif juga dikarenakan mobilitas antar daerah maupun dalam kota yang masih cukup tinggi.