KENDARI, TELSIK.ID - Sebanyak 80 orang jemaah asal Kota Kendari yang telah mendaftar melalui PT Travelina Indonesia terancam batal menunaikan ibadah umrah.  

Kekhawatiran tersebut bermula dari seorang pria berinisial KI yang mengaku sebagai owner Travelina Indonesia yang diduga menelantarkan 64 orang jemaah umrah.  

Diketahui 30 orang jemaah umrah disinyalir terlantar di Kota Madinah tanpa mendapatkan fasilitas hotel maupun konsumsi setibanya mereka di Madinah.

Sementara 34 orang jemaah lainnya terkatung-katung di Jakarta hingga akhirnya membatalkan perjalanan umrah dan memilih kembali ke Kota Kendari.

Informasi ini langsung ditelusuri Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kendari. Berdasarkan pemeriksaan awal, KI kedapatan melakukan penipuan dengan modus penjualan tiket umrah murah lalu pakai skema gali lubang tutup lubang.