KENDARI, TELISIK.ID – Pasar Wayong, Kota Kendari, tak hanya menjadi pusat perputaran ekonomi, tetapi juga ladang perjuangan perempuan dalam membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Pasalnya, hampir 80 persen pedagang di Pasar Wayong adalah perempuan yang tak hanya berjualan, tetapi juga menjalankan peran sebagai ibu, istri dan pengatur rumah tangga.

Di antara mereka, ada sosok Ibu Fauzan, penjual ikan yang saban hari berjibaku sejak subuh hari demi menjaga kestabilan dapur keluarga. Ia bangun pukul 03.00 Wita, lalu pukul 04.00 Wita sudah menuju tempat pelelangan ikan sebelum akhirnya membuka lapak di pasar.

“Jam 4 subuh saya sudah di pelelangan. Ambil ikan, langsung buka lapak di pasar. Sore pulang, lanjut masak, bersih rumah, urus anak-anak juga,” tutur Fauzan, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga: Dorong Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Dini, KI Kendari Gelar Kunjungan Edukatif ke Ditlantas Polda Sultra