"Kita hanya punya satu momentum, ketika piramida kita saat ini sedang sangat baik. Kita sebagai bangsa harus punya visi masa depan kita. Baik di bidang ekonomi, baik di bidang politik. Pertanyaannya siapa penggeraknya? tentu tokoh-tokoh muda," tegas Erick.

Generasi muda perlu memiliki perencanaan masa depan yang matang untuk membantu mendorong perekonomian Indonesia seiring dengan perkembangan zaman. Ia pun meminta kepada para pelajar lulusan luar negeri untuk pulang ke Indonesia membantu mewujudkan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045.

Baca Juga: Pemerintah Target Income Warga Indonesia Rp 10 Juta Per Bulan pada 2030 Agar jadi Negara Maju

"Saya menantang mana cetak biru Indonesia 2045 dari perspektif kalian (anak muda), bukan dari perspektif pemerintah, tapi perspektif kalian sebagai tokoh masa depan Indonesia," kata Erick dilansir dari Kompas.com

Sebelumnya, Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, saat ini Indonesia dihadapkan pada masalah lapangan pekerjaan, di mana tiap tahun terdapat 2,6 juta angkatan kerja baru. (C)