Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kolaka Utara, Sidik menuturkan, sekitar 85 persen kebutuhan beras Kolaka Utara dipasok dari Kabupaten Konawe, Bombana, Kolaka Timur dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan.

"Jadi uang kita yang berputar di luar daerah untuk memenuhi pasokan beras cukup besar dan itu memberikan keuntungan bagi daerah lain," terangnya, Rabu (1/3/2023).

Pekerjaan rumah pemerintah daerah ke depannya, kata dia, memikirkan agar hasil produksi beras petani lokal mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kolaka Utara minimal di angka 50 persen.

"Itu bisa terpenuhi jika ada tambahan area persawahan baru. Kami amati hampir semua desa di Kolaka Utara punya potensi sawah karena mereka memiliki sungai," jelasnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi menyatakan, Distanhorti tahun ini kembali mengidentifikasi 128,94 hektare sawah cadangan baru yang siap digarap untuk mendongkrak hasil produksi padi.