JAKARTA, TELISIK.ID - Arab Saudi dalam beberapa tahun terkahir disebut tengah berada dalam jalur reformasi menuju negara yang lebih terbuka, terutama sejak Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) diangkat sebagai Putra Mahkota pada 2017 lalu.
Apalagi pada pekan lalu, Minggu (9/1/2022), gelaran tari Samba dalam acara Festival Musim Dingin Jazan, Arab Saudi, memicu polemik, seperti dikutip dari cnnindonesia.com.
Kontroversi pada tari Samba dalam acara Festival Musim Dingin Jazan tersebut dikecam oleh warga, karena acara itu dianggap menampilkan penari wanita yang berpakaian terlalu minim.
Mengutip detik.com, tarian Samba itu menjadi pembicaraan publik setelah video beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak tiga penari samba berjoget di jalan utama Jazan sebagai rangkaian dari Festival Musim Dingin Jazan.
Penari-penari itu mengenakan kostum khas karnaval Brasil yang glamour dan penuh warna. Di bagian tangan, kaki dan perut terbuka.
