Inflasi di Zimbabwe telah melonjak hingga lebih dari 130%, meningkatkan risiko terjadinya hiperinflasi di negara tersebut, seperti yang pernah terjadi pada 2008 lalu.
Saat ini Zimbabwe sendiri tengah berjuang untuk menghasilkan arus masuk yang memadai dari greenback yang dibutuhkan untuk ekonomi lokalnya yang sebagian besartelah terpukul oleh tahun-tahun deindustrialisasi, korupsi, investasi rendah, ekspor rendah dan utang tinggi.
Ironisnya, inflasi di Zimbabwe telah membuat warganya tidak lagi mempercayai mata uang tersebut. Selain itu banyak warganya yang terpaksa melewatkan makan karena kemiskinan. (C)
Penulis: Fitrah Nugraha
Editor: Haerani Hambali
