JAKARTA, TELISIK.ID - Google kembali mengambil langkah tegas dengan menghapus aplikasi berbahaya dari Play Store. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk membersihkan toko aplikasi Android tersebut dari ancaman yang dapat menyusupi data pribadi pengguna dan menguras saldo M-banking mereka.
Ditemukan bahwa 90 aplikasi di Play Store telah disusupi oleh trojan perbankan Anatsa, malware berbahaya yang dirancang untuk mencuri informasi keuangan. Trojan ini menyusup ke dalam aplikasi perbankan, melapisi halaman login palsu di atas aplikasi asli, dan menyadap kode sandi SMS yang dikirim oleh bank untuk memverifikasi transaksi, seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa (30/7/2024).
Trojan Anatsa memiliki kemampuan untuk mencuri detail login pengguna dan informasi keuangan lainnya. Setelah terpasang di perangkat, malware ini memberikan akses kepada peretas untuk mengakses akun pengguna dan mencuri uang mereka.
Dalam menghadapi ancaman ini, ada beberapa langkah yang bisa diambil oleh pengguna Android untuk melindungi diri mereka dari malware dan aplikasi berbahaya. Salah satunya adalah dengan selalu menggunakan toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan menghindari sumber pihak ketiga yang tidak terpercaya, karena seringkali menjadi tempat berkembangnya aplikasi berbahaya.
Baca Juga: Begini Cara Privasi Aplikasi Getcontact Agar Tak Disadap Orang Lain
