Marni menjelaskan, jumlah kuota haji 917 tersebut sudah terdaftar secara resmi, terkoneksi secara langsung dengan aplikasi PeduliLindungi. Tahap perampungan dokumen seluruh jemaah haji sudah berjalan dengan menyisakan 50 orang lagi.
"Pada aplikasi PeduliLingdungi, ada beberapa dari calon jemaah haji tidak terdeteksi sertifikat vaksinya, jadi itu merupakan salah satu kendala dari kami saat merampungkan dokumen," katanya.
Jemaah haji sebanyak 917 orang untuk Sulawesi Tenggara telah memenuhi berbagai kriteria yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, seperti batas usia per 30 Juni 65 tahun dan telah melakukan vaksin sebanyak 2 kali.
Jadwal keberangkatan jemaah menuju Embarkasi Makassar diperkirakan pada tanggal 22 Juni 2022 mendatang. Untuk Bandara Halu Ole akan memberangkatkan jemaah haji dari Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Bombana, Buton Utara dan Kolaka Timur.
Baca Juga: Oknum PPTK Pembebasan Lahan Jalan Wisata Kendari-Toronipa Diduga Minta Fee pada Warga
