“Berkaca dari kondisi ini, maka Pj Bupati Mubar melahirkan formulasi kebijakan strategis sebagai upaya pembenahan untuk mengatasi masalah,” katanya.

Sebagai pejabat di Kemendagri, konsep dan ide Pj bupati menunjukan  integritas dan kapasitas pemimpin daerah yang faham ilmu kewilayahan dan memahami kebutuhan rakyat. Karena itu pula, dibutuhkan energi dan partisipasi seluruh steakholder untuk  mengkonstruksi rencana dan mimpi besar dalam memajukan Bumi Laworoku.

"Saya perlu tegaskan, Pj bupati tidak alergi kritikan. Beliau butuh kritikan sebagai alat kontrol jalannnya pemerintahan. Namun, kritikannya bersifat membangun, bukan karena pesanan," tukasnya. (A)

Penulis: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali