Oleh: Rima Septiani, S.Pd
Pengamat Sosial
BELAKANGAN ini, film dokumenter Pesta Babi menjadi perbincangan hangat di berbagai daerah. Beberapa agenda nonton bareng (nobar) film ini dikabarkan dibatalkan atau dibatasi.
Film berdurasi 95 menit tersebut mengangkat perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan, khususnya suku Malin, dalam menghadapi proyek besar pemerintah dan korporasi yang mengubah hutan serta tanah adat menjadi kawasan industri sawit, proyek pangan skala besar, dan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Ketika Kritik Dibungkam dan Tanah Rakyat Dipertaruhkan
