Semua rangkaian masalah ini menunjukkan bahwa sistem kapitalisme demokrasi cenderung menempatkan keuntungan ekonomi di atas kemanusiaan. Ukuran kebijakan akhirnya bukan lagi keadilan, tetapi seberapa besar proyek itu menghasilkan keuntungan dan memperkuat kekuasaan.
Islam sebagai Solusi
Islam memiliki konsep yang berbeda dalam mengatur kepemilikan dan pengelolaan sumber daya alam. Dalam Islam, kepemilikan dibagi secara jelas menjadi kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara. Semuanya memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar.
Islam menjelaskan dengan gamblang bahwa konsep kepemilikan tanah adalah hak yang ditetapkan Allah swt. dalam syariat-Nya. Kebijakan proyek pembangunan apapun dalam pandangan Islam dilaksanakan untuk kepentingan rakyat dan didukung kebijakan yang melindungi serta membawa kemaslahatan rakyat.
Tanah milik individu diakui sepenuhnya oleh negara dan tidak boleh dirampas secara zalim atas nama proyek apa pun. Negara tidak boleh menggusur rakyat hanya demi kepentingan korporasi atau investor.
