Keberadaan makam tersebut hingga kini menjadi bagian dari sejarah sekolah. Sekitar 2016, keluarga Dokter Lemens disebut pernah datang ke sekolah untuk melakukan ziarah ke makam tersebut.

Makam itu menjadi salah satu penanda sejarah perjalanan SD Katolik Pelangi yang masih dapat ditemukan di lingkungan sekolah hingga sekarang.

Asal Nama SD Katolik Pelangi

Nama “Pelangi” juga memiliki cerita tersendiri. Nama tersebut dipilih oleh kepala sekolah pertama, Maria Igo.

Menurut pihak sekolah, nama Pelangi dipilih untuk menggambarkan keberagaman etnis yang sejak awal menjadi bagian dari kehidupan sekolah.