Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya akhirnya membuat surat peryataan bahwa KB Mentari tak pernah terdaftar di Pemda Busel. Bahkan dirinya sempat meminta kepada pemerintah pusat dan Provinsi agar menyelesaikan kasus ini keranah hukum.
"Sampai saat ini kami tidak pernah komunikasi dengan pemilik PAUD Mentari ini," tegasnya.
Baca Juga: Resahkan Sopir Angkutan Umum, Pelaku Pungli di Terminal Berhasil Dibekuk
Informasi yang ia dapatkan dari salah satu penerima bantuan PAUD, yang tak menyebut namanya itu, saat penandatanganan di Makasar terdapat salah seorang yang mewakili Pemda Busel.
Saat itu, ia mengaku sebagai perwakilan KB Mentari. Ironisnya, perwakilan itu adalah seorang pria, sedang dalam data penerima, KB Mentari dimiliki seorang wanita atas nama, Isnawati.
