JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Jokowi diprediksi akan mewariskan utang hingga mencapai Rp 10.000 triliun di akhir masa jabatannya.
Hal ini diungkap ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Didik J Rachbini.
Menurutnya, tumpukan utang itu berasal dari utang pemerintah dan utang BUMN. Dilansir dari Cnnindonesia.com, Minggu (12/12/2021), detailnya utang pemerintah tercatat sebesar Rp 6.361 triliun per Februari 2021.
Sementara itu, utang BUMN tembus Rp 2.140 triliun per kuartal III 2020 lalu. Utang perusahaan pelat merah itu terdiri dari utang BUMN non keuangan sebesar Rp 1.141 triliun dan BUMN keuangan Rp 999 triliun.
Dengan demikian, total utang pemerintah dan BUMN sebesar Rp 8.501 triliun.
