6. Isi canda bukan dusta

Sabda Nabi SAW, "Celakalah orang yang berbicara lalu mengarang cerita dusta agar orang lain tertawa, celakalah!” (HR Abu Dawud).

Abu Hurairah r.a menceritakan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah! Apakah engkau juga bersenda gurau bersama kami?” Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjawab: "Betul, hanya saja aku selalu berkata benar."

Berdusta dalam bercanda tidak dibolehkan. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Aku menjamin sebuah taman di bagian tengah surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar,  sebuah istana di bagian tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meski ia sedang bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seorang yang baik akhlaknya."

Apalagi bila dalam candanya itu ia menyebut aib dan rahasia orang lain, atau mencela dan mengejek orang lain, melecehkan sekelompok orang tertentu, atau menyebut aib mereka dengan maksud untuk bercanda dan membuat orang lain tertawa.