6. Diskusi dan Beri Nasihat
Jika hati sudah merasa lebih tenang, amarah sudah mereda, istri bisa kembali membuka pintu komunikasi dengan suami. Berdiskusilah tentang masalah yang ada. Hal ini sangat dianjurkan dalam Islam.
Jelaskan pada suami apa yang mengganjal dan hal yang tidak disukai darinya sehingga membuat istri marah dan kecewa. Bisa saja suami tidak menyadari bahwa tindakannya salah.
Rasulullah mencontohkan akhlak yang baik saat menghadapi istrinya yang sedang marah. Beliau hanya terdiam ketika istrinya sedang marah. Perasaan wanita sangat tidak stabil ketika marah. Maka bersabar untuk tidak menjawab, tidak membantah, atau tidak menanggapi. (C)
Penulis: Haerani Hambali
