Dia menyesalinya dan mengalihkan perhatian dari masalah yang ada.

"Segera setelah kami melihat apa yang terjadi, kami segera meminta orang-orang yang mengontrol audio dan video para peserta (rapat) untuk melepaskannya dari feed."

"Kami, anggota dewan dan peserta lain, tidak memiliki kendali apa pun dalam mengontrol atau mengedit video di Zoom," jelasnya.

Hingga kini, belum diketahui bagaimana nasib pria tersebut.

Reporter: Muhammad Israjab