Kominfo mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi melalui sumber tepercaya serta menggunakan fitur pelaporan jika menemukan konten atau tautan mencurigakan. Pengguna juga disarankan tidak mengunduh aplikasi tambahan yang dijanjikan sebagai pemutar video khusus.
“Jika menemukan link yang tidak jelas asal-usulnya, sebaiknya diabaikan dan dilaporkan. Jangan sampai rasa penasaran berujung kerugian,” kata Fauzi.
Hingga kini, identitas perempuan dalam video dan konteks perekaman belum dipastikan secara resmi. Pihak berwenang meminta publik menunggu keterangan lebih lanjut serta menjaga keamanan data pribadi saat berselancar di media sosial. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
