Adit terinspirasi dari pertemuannya dengan nenek tua. Saat itu Adit pulang dari salat subuh di Masjid. Di perjalanan pulang dirinya bertemu dengan seorang nenek yang tengah memulung sampah.
Nenek itu sebenarnya sedang sakit. Orang kecil selalu tak punya pilihan. Istirahat atau tidak makan. Nenek itu memilih tetap memulung.
Mengetahui itu, Adit lalu cerita ke istrinya. Mereka lalu menemui nenek itu di tempatnya. Meraka komitmen untuk membantu si nenek.
"Dek mulai hari ini kamu masak yang banyak dan mulai hari ini kita anterin ke rumah si nenek biar tidak usah merongsok lagi," kata Aditya kepada istrinya, dilansir dari Merdeka.com.
Ia selalu mengantarkan makanan, hingga nenek tersebut meninggal. Hatta, satu persatu keajaiban dirasakannya. Rezekinya perlahan makin lancar.
