Kisah ajaib lainnya, Adit divonis dokter tidak bisa memiliki keturunan. Lalu, hadiah mengejutkan didapatnya, sang istri mengandung anak pertama mereka.

Semangat kebermanfaatannya terus meningkat. Selain rumah makan gratis, ada juga ATM beras untuk kaum papa (mustadh'afin).

“Sekarang bisa 300 porsi makan per hari dan tersedia ATM beras untuk para pemulung, dhuafa, ojek online dan warga tidak mampu,” kata Aditya.

Untuk mencapai semua itu bukan tanpa ujian. Kebaikan selalu menuntut komitmen. Setiap manusia yang mencoba menjadi baik, akan disepuh sehingga menjadi murni niat dan tujuannya.

Begitu juga dengan Aditya. Upayanya membantu warga yang membutuhkan tak selalu berjalan mulus.