"Mereka juga sekaligus melakukan penyuluhan terhadap masyarakat, bagaimana menanam tanaman yang lebih baik. Sekaligus penuh edukasi terhadap para petani yang ada di Desa Towua,” tuturnya.

Pemenang lomba, Saing mengatakan, kesulitan dalam balap traktor adalah arenanya yang becek dan traktornya susah dikendalikan.

"Alhamdulillah saya merasa senang bisa juara satu dalam perlombaan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bagusnya diadakan setiap habis panen padi, supaya ada hiburan tersendiri bagi kami para petani sawah di Desa Towua,”ungkapnya.

Reporter: Yus
Editor: Sumarlin