JAKARTA, TELISIK.ID – Tahapan penyelesaian afirmasi tenaga honorer kini semakin mendekati titik akhir. Pemerintah menetapkan target penyelesaiannya rampung pada penghujung tahun 2025, seiring dengan pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang terus disempurnakan.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan bahwa daya tampung akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing instansi.
Kepala BKN, Zudan Arif, menegaskan bahwa seleksi PPPK dan CPNS menjadi jalur utama dalam menyerap tenaga honorer yang masih belum tercatat di database nasional.
“Jadi bagi tenaga honorer non-database BKN, silakan cari alternatif lain misalnya melalui jalur seleksi CASN yang diadakan sesuai dengan standarnya,” ujarnya dalam Forum Evaluasi Pelaksanaan Seleksi PPPK Tahap II Formasi 2024, dikutip dari situs resmi BKN, Sabtu (2/8/2025).
Sementara itu, bagi tenaga honorer yang sudah masuk dalam database BKN, pemerintah memberikan skema penempatan paruh waktu sebagai solusi sementara. Skema ini memungkinkan transisi ke status penuh waktu bila kemampuan keuangan daerah sudah mencukupi untuk mendukung alokasi belanja pegawai yang lebih besar.
