Hal ini dibenarkan oleh Abdul Fajarudin (46). Keinginannya untuk mualaf sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu. Namun ada beberapa pertimbangan, salah satunya memikirkan biaya terlebih saat itu anak sambungnya masih kuliah.

Baca Juga: Terpukau dengan Sholat, Wanita Ini Putuskan Mualaf

Ia mengaku bahwa keinginannya untuk mualaf berawal saat melihat anaknya yang tidak mendapat bimbingan dari agama sebelumnya. Pasalnya, ia juga saat memeluk agama sebelumnya tidak terlalu memahami sehingga anaknya selalu menolak untuk bersekolah jika belum masuk Islam.

"Saya juga tidak terlalu memahami ajaran agama sebelumnya, jadi saya tidak bisa mengajarkan kepada anak misalnya pengenalan huruf kalau di Islam itu seperti huruf Hijaiyah," tuturnya.

Atas kejadian itu, ia terketuk untuk mualaf. Keinginan ini datang dari dirinya sendiri, tanpa paksaan dari siapa pun, murni dengan tujuan agar bisa membimbing anak dan istrinya hingga akhirat nanti.